Welcome to My Blog!

Saturday, 25 July 2015

[Inspirasi] Apa Kabar Belliani?

6 comments:
Apa kabar semuanya? Ada yang rindu dengan tulisan Saya di blog ini? Blog Princess Pink sunyi senyap seperti rumah hantu  selama hampir setengah tahun lebih.Hehehe... Semua ini karena Saya mengalami suatu kejadian yang mengharuskan istirahat dirumah. Jika anggota tubuh kiri ini sudah bisa digerakan, saya berjanji dengan Luciana-sepupu saya, Valencia- teman Saya, dan juga beberapa teman untuk menceritakan kejadian yang menimpa diri Saya sendiri sampai diharuskan melakukan operasi besar di Singapura. Baru sekarang Saya bisa menceritakannya karena tangan kiri ini sudah lumayan sempurna di bandingkan kaki kiri. Maaf kalau ceritanya kepanjangan karena Saya menceritakan kronologis kejadiannya sampai dengan bagaimana Saya tetap tegar menghadapinya.

Awal Kejadian

Ceritanya berawal pada Hari Senin, 15 Desember 2014. Saya menolak untuk menemani papa ke undangan pernikahan di Selebriti, karena Saya berencana untuk olahraga di Hotel Ariyaduta bersama Grandy & Yudi-pacar Saya. Kita dibuatkan kartu member family oleh Ii Cing. Sayang jika membernya jarang digunakan.Hehe... 

Jam 6.30 PM  kita sampai di Hotel Aryaduta. Yudi dan Grandy lebih memilih gym, sedangkan Saya memilih berenang. Suasana disana masih ramai. Ada yang gym dan ada pula yang senam Thailand di ruang senam. Kebetulan di area kolam renangnya tidak ada satupun orang yang berenang. Walau sepi, Saya masih tetap memilih berenang. Ya iyalah Saya hanya bawa perlengkapan  renang saja yaitu kacamata dan baju renang.

Hanya Saya sendirian di area kolam renang itu dengan diterangi lampu taman yang remang-remang dan lampu teras. Entah  airnya yang dingin karena malam itu sehabis hujan atau kata hati yang menyuruh saya untuk memilih menghangatkan tubuh di kolam air hangat. Ketika menuju ke tangga, Saya tidak bisa berenang dengan sempurna. Kaki kiri Saya sudah tidak bisa digerakan dan kesemutan. Jika berada di air, tubuh kita terasa lebih ringan dibandingkan di daratan. Maka Saya lompat-lompat kecil dengan menggunakan kaki kanan. Sesampainya ditangga, Saya melihat sendiri kalau tangan-kaki bagian kiri sudah menekuk semua dan sudah  tidak memiliki kekuatan untuk naik ke daratan. Tubuh inipun terasa menjadi berat dan tak bertenaga.
Perasaan Saya, air kolam renang pada malam itu menjadi bergelombang kecil. Padahal saat saya tengok tak ada orang yang berenang dan angin tidak bertiup kencang. Atau tubuh ini yang mengikuti ayunan gelombang air ya? Air yang bergelombang itu seakan membantu mendorong Saya naik ke permukaan. Dengan sisa tenaga yang Saya miliki,  Saya menarik tubuh ini dengan menggunakan tangan kanan untuk berusaha keluar dari sana.Disini Saya tidak 
berpikiran yang aneh-aneh tentang anggota tubuh bagian kiri yang menekuk tadi.

Akhirnya dengan bangga Saya berhasil naik kepermukaan. Saya hanya bisa duduk di tepi kolam renang. Tubuh ini tidak memiliki tenaga untuk berdiri. Untuk bersuara dan berteriak juga tidak bisa. Volume suara yang keluar dari mulut  terdengar seperti berbisik ditelinga seseorang.Rasanya lemas sekali. Ada apa dengan kondisi tubuh saya? Mengapa tiba-tiba jadi lemas dan tidak bertenaga? Sungguh Saya tidak ingin duduk berlama-lama di tepi kolam renang. Rambut dan baju basah semua membuat saya kedinginan. Akhirnya Saya melihat ada seorang  Kakak yang memakai baju renang menuju ke area kolam renang. Refleks Saya mengangkat tangan kanan saat melihatnya. Saya ingin meminta bantuan untuk membantu mendirikan tubuh yang telah lemah ini. Lalu Saya berkata pada Kakak itu dengan volume suara yang kecil sambil menunjuk kearah teras untuk mengangkat Saya ke sofa yang ada di teras itu.  Entah apa dia mengerti maksud Saya untuk menggotong Saya ke sofa atau tidak. Tak sempat menjawab pertanyaan Si Kakak tentang kondisi Saya, didepannya saya langsung jatuh pingsan. Kakak itu berteriak bahwa ada perempuan  yang pingsan agar ada orang lain yang dapat membantunya  menggotong tubuh ini kesofa. Dalam keadaan pingsan itu telinga Saya masih bisa mendengar suara disekeliling dan masih bisa menjawab pertanyaan yang diajukan. Hanya saja kepala Saya sudah terasa menyat-menyut yang membuat Saya malas membuka mata. Rasa pusingnya seperti vertigo. Mereka menanyakan dengan siapakah Saya kesini dan menyuruh Saya menggerakan tangan dan kaki. Saya heran mengapa kaki dan tangan bagian kiri ini tidak bisa diangkat. Sedangkan tangan dan kaki bagian kanan bisa di angkat. Disini Saya masih percaya kalau semua ini dikarenakan keadaan tubuh tidak fit. Saya juga muntah-muntah di depan Kakak itu, Mbak, & instruktur gym hotel. Uh...rasanya malu sekali muntah-muntah didepan mereka. Tindakan dari Hotel Ariyaduta adalah langsung memanggil ambulan RS Siloam yang satu halaman parkir dengan Hotel itu.

Saya di gotong oleh 2 orang laki-laki yaitu (mungkin) Kakak yang menyelamatkan Saya untuk menuju mobil ambulan Siloam yang sudah menunggu di depan lobby. Saat melewati lobby hotel yang full AC membuat tubuh ini makin menggigil. Mereka hanya menyelimuti Saya dengan handuk hotel saja. Brrr.. dingin sekali. Semua orang di lobby memperhatikan Saya yang tengah digotong oleh dua lelaki itu menuju pintu utama hotel.

Tunggu... kemana pacar Saya dan Grandy? Mengapa mereka tidak mengetahui kondisi Saya? Sebetulnya mereka sudah di beri tahu oleh orang kalau ada temannya yang pingsan di kolam renang, tetapi pacar Saya tidak cepat tanggap maksud pesan itu, karena Yudi-pacar Saya berpikir kalau yang pingsan itu pasti orang lain, Lagipula tidak mungkin Si Belli pingsan atau tenggelam. Diakan bisa berenang dibandingkan dirinya sendiri. Setelah beberapa menit kemudian Yudi mencoba memastikan untuk pergi ke area kolam renang untuk memastikan bahwa itu bukanlah pacarnya yang pingsan. Ternyata area sana tidak ada orang. Mungkinkah Belli di ruang mandi wanita? Setelah di cek disana tidak ada wanita bernama Belli di ruang ganti wanita. Benar kata orang itu bahwa Belli pingsan dan berinisiatif untuk ke Siloam.

RS Siloam Palembang

Pertama kalinya Saya naik mobil ambulan sebagai pasien. Hidung Saya hanya dipasang selang oksigen. Setibanya di Siloam, Saya hanya bisa mendengar suara dan malas untuk membuka mata karena diakibatkan oleh rasa pusing di kepala bagian kananBeberapa lama kemudian Yudi & Grandy ke Siloam disusul oleh Ce Ita. Saya kedinginan mengigil.Tiga kali saya muntah-muntah. Muntahannya terkena leher,wajah, dan rambutnya saya karena saya muntah dalam posisi terbaring.Di sana saya di selimuti dengan handuk hangat, diinfus,  dan di pasangkan kateter( adalah alat berupa selang kecil untuk mengeluarkan urine secara otomatis). Walaupun sudah di pasangkan popok untuk orang dewasa, Saya tetap saja tidak bisa mengeluarkan urine dengan normal. 
Besoknya saya langsung melakukan MRI oleh dokter yang lebih berpengalaman disana. Dokter itu bilang kenapa tidak langsung melakukan MRI kalau pasiennya muntah-muntah karena ada hubungannya dengan saraf di otak. Dokter jaganya mungkin kurang mengerti akan hal itu sehingga saat itu Saya dianggap sakit biasa diakibatkan oleh lemas. Dokter jaganya tidak tahu kalau Saya lumpuh di bagian anggota kiri  dan tidak mengerti muntah-muntah ada hubungannya diotak dan tidak segera di MRI. Tetap saja Saya kedinginan walau telah di selimuti oleh selimut. Sepupu Saya ingin meminta minyak kayu putih untuk menghangatkan tubuh, namun tidak tersedia minyak kayu putih dan apotek di rumah sakit itu. Baju sayapun tidak diganti dengan baju rumah sakit. Padahal Saya dimasukan ke kamar yang paling bagus disana, tapi fasilitas dan pelayanannya kurang memuaskan menurut keluarga Saya.

Hasil MRI akhirnya keluar yaitu pendarahan di otak dan kena syaraf motorik di otak kanan. Maka anggota tubuh bagian kiri lumpuh total. Semuanya sedih mendengar kabar itu. Mama dan papa menangis kenceng saat melihat keadaan Saya. 
Setiap anggota keluarga dan orang terdekat  datang membesuk. Mereka mengucapkan cepat sembuh pada Saya dan ada yang kaget sambil menangis, ada yang menyuruh Saya untuk membuka mata, ada yang menyuruh Saya untuk mencoba merasakan sentuhan pada tangan-kaki bagian kiri. Sayangnya, selain lumpuh, Saya juga tidak bisa merasakan sentuhan.  Saya tidak merasakan sakit ketika di cubit kuat-kuat oleh daudara sepupu Saya. Saya tahu kalau anggota tubuh bagian kiri saya telah lumpuh total. Ya... Saya mendengarnya dari suara disekeliling Saya dan Saya tidak terkejut akan hal ini karena Saya mengetahuinya duluan ketika Saya pingsan dan disuruh menggerakan tangan dan kaki bagian kiri ketika di area kolam renang itu. Namun ada sesuatu yang membuat Saya sedih. Apakah Saya menghabiskan uang papa mama karena sakit ini ya? Apakah Yudi-pacar saya menerima diri saya yang lumpuh sebelah? Apakah keluarganya Yudi masih mau menerima Saya ? Apakah Saya akan merepotkan keluarga? Semoga persepsi ini salah besar pikir dalam hati ini. 

Saya takut dengan KEMATIAN!

What?! Otak Saya memgalami pendarahan dan harus di operasi. Otak itu mesin utamanya manusia. Setahu Saya, banyak orang yang meninggal akibat pendarahan di otak. Gila, bisa-bisa Saya bisa masuk dunia lain. Sudah 6 tahun jarang ketempat ibadah dan bertahun-tahun itu pula Saya tidak pernah berdoa sama sekali. Saat perasaan ini berkata akan mendekati ajal, Saya langsung berdoa kepada Tuhan untuk menyelamatkan nyawa Saya dengan cara apapun, karena Saya masih ingin bersama dengan orang-orang tersayang.

Satu-satunya jalan adalah melakukan operasi otak. Keluarganya mama lebih menyarankan untuk melakukan operasi di Singapura ketimbang disini.  Jika melakukan operasi di Siloam, harus tunggu besok untuk mendatangkan profesor alih saraf dari Siloam pusat Jakarta.
Saya sempat masuk ruangan ICU atas saran dari Siloam. Saya benci ruangan ICU itu, sebab suara tat-tut tat-tut tidak berhenti bersuara membuat kepalaku tambah sakit. Kepala ini rasanya seperti di ketok-ketok pakai palu tanpa henti saja dan telinga bagian kanan mendengung seakan ada air yang masuk kedalam telinga Saya. Ingin secepatnya waktu berlalu dan tiba di singapura lalu dioperasi agar rasa sakit di kepala ini bisa hilang.



Mount Elizabeth 






Tanggal 17 Dessember 2014 kita ke Singapura dengan menyewa pesawat kecil. Papa, koko , dan pacar Saya ikut pergi ke Singapura. Kami sampai disana saat hari sudah malam. Maka sebelum operasi Saya masuk ruang ICU dan tindakan operasi dilakukan esok harinya. Dokter saya adalah orang India bernama Prof. John Thomas yang memang ahli di bagian saraf otak. Setelah mengurus adiministrasi , bagian otak Saya di MRI lagi di M.Elizabeth, dipasangkan selang makan, menggani kateter, & lalu dioperasi. Operasinya berlangsung selama kurang lebih 3-4jam. Saya tidak sadar  saat operasi sedang berlangsung. Itu diakibatkan oleh suntikan cairan yang membuat pasien tidak sadar dan tidak merasakan sakit. 
Papa sedang menunggu Saya yang lagi dioperasi.

Setelah dioperasi.

Kateter


Ketika Saya sadar, Saya sudah diruang ICU. Saya tetap bisa mendengar suara disekeliling Saya. Dokter maupun suster, Koko, Papa, & Yudi bilang bahwa kepala Saya sudah dioperasi. Pantas saja kepala Saya tidak sesakit seperti dulu. Hanya saja telinga kanan mendengung seperti ada air yang menutupi telinganya saya. Kata mereka itu wajar akibat sisa darah yang masuk terlalu dalam yang tidak bisa di ambil. Sisa darah yang berada di otak itu nanti akan mengering dengan sendirinya. Setelah operasi, kepala Saya masih diselimuti kain dan pipi kanan membengkak karena cairan yang disuntik itu turun ke pipi. Pipi Saya jadi chubby sebelah, deh.hehehe.. Oh, iya Mereka memberitahukan kalau kamar ICU Saya bersebelahan dengan Kamar ICU Alm.Olga. Kamar ICU Alm.Olga tidak bisa dimasuk oleh sembarang orang dan  tidak bisa melihatnya dari luar jendela kaca karena kamarnya ditutup oleh tirai dan ada penjaga yang menjaga kamarnya.  

Cairan operasinya turun sehingga pipi kanan menjadi bengkak.
Foto bersama Papa & Koko

Saya di ruang ICU hanya 3 hari, lalu dipindahkan ke ruangan biasa. Ruangan biasa itu besar, ada 6 buah tempat tidur pasien yang dipisahkan oleh sekat tirai. Diseberangan tempat tidur Saya ada orang Indonesia asal Jakarta. Suaminya menemani istrinya yang dirawat disana dan pasangan suami istri itu ramah & baik dengan Kami, Pasangan itu menyarankan untuk segera melakukan terapi saraf ketika balik ke Palembang. Perawat / suster-suster di M. Elizabeth ramah dan murah senyum. Mereka  semua melayani pasiennya dengan baik dan memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja. Misalnya saja ketika Saya pup di popok, Mereka tidak menampilkan raut muka yang kesal atau jijik ; Saat Saya ingin mengganti posisi tidur, Mereka dengan senang hati membantu Saya untuk memutar badan Saya sampai ketemu posisi tidur yang nyaman.
Foto bersama Suster yang paling cantik.



Jahitannya pakai steples.
Koko Sunsun selalu menemani Saya setiap malam hari, sedangkan Papa & Yudi menjaga dan menemani Saya di siang hari sampai sore hari. Saya sungguh terhibur atas kedatangan Lucy, Feny, Ce Vivi, temannya Ce Vivi,  keluarganya Om Tongsan  dan teman-teman Ii Cien yang datang menjenguk, mendoakan, serta memberikan dukungan untuk Saya saat di rawat disana.

Saya teringat saat Yudi memberikan sesuatu untuk menghibur Saya, yaitu hadiah kosmetik yang ia beli di Sephora & kado natal yaitu topi natal. Saya selalu memakai topi natal itu ketika diajak keliling Mount Elizabeth dan suster disana dengan ramah mengucapkan Selamat Hari Natal. Tidak lupa Lucy, Fenny, Ce Vivi & temannya yang datang menjenguk & membantu Kami, dan mendoakan Saya. Koko Sunsun yang selalu memijat tangan kiri Saya setiap malam sebelum tidur. Papa yang selalu memanjakan Saya. Saya yang tidak pernah melihat Mama menangis dan selalu tegar dimata Saya, kini Beliau meneteskan air matanya setiap kali  video call Line dengan Saya. Om Tongsan sekeluarga yang tahan datang  jauh- jauh dari Jakarta untuk menjenguk Saya dan berlibur di sana.

Papa sedang menghibur Saya




Prof. John Thomas bilang jika masih lumpuh selama 18 bulan artinya Saya lumpuh permanen. Puji Tuhan setelah 5 hari sejak dioperasi, Saya hanya bisa menggerakan jari-jari tangan kiri saja. Kami semua senang melihat jari-jari tangan kiri bisa digerakan,  Lalu si Prof. John Thomas melihatnya dan berkata bahwa Saya hanya lumpuh sementara kemungkinan 6 bulan sudah bisa bergerak. Yudi selalu berkata kalau kita pasti bisa melewati ini bersama dan Dia yakin Saya akan pulih dan bisa berjalan lagi.

Malam Tahun Baru

Kami di Singapura selama 2 minggu. Tanggal 31 Desember Saya, Koko, & Yudi pulang ke Palembang. Papa pulang duluan, jadi hanya Koko & Yudi yang menemani Saya dalam perjalanan pulang dari Singapura ke Palembang. Keluarga Saya dan teman baiknya Mama sudah menjemput Kami di bandara Palembang. Sudah ada yang menanti Saya di rumah. Tidak disangka karena banyak yang menanti kehadiran Saya. Ada  Seyra, Lala, Juju, Ce yaya -sepupu Saya, Eka- sahabat Saya, Mei
fang- tetangga Saya, serta ako, ii, para keponakan dan lain-lain. Kita semua ikut menyambut tahun 2015 dimalam tahun baru. Saya kangen sekali dengan pempek, cuko, ayam kalasan yang dibuat oleh Cecenya papa. Sayangnya Saya dilarang untuk memakan makanan yang pedas. Mereka bilang setelah operasi tiak boleh memakan makanan yang pedas dan memberitahukan makanan yang pantang dimakan yaitu seafood & santan. Selama 3 bulan Saya makan ikan kutak (ikan tenggiri) agar jahitannya cepat kering. Sangat bosan setiap hari makan ikan tanpa cocolan saos cabai. 

Terapi 
Setelah 3 hari sejak tiba di Palembang, Papa mendatangkan terapis saraf untuk melancarkan peredaran darah. Sejak melakukan terapi itu, yang tadinya kesemutan di bagian yang lumpuh, Rasa kesemutan itu hilang dan perlahan Saya mulai bisa menggerakan anggota tubuh kiri ini. Saat perayaan Imlek Saya sudah mulai bisa berjalan, loh.  Jadinya Saya tidak lagi merepotkan Papa dan Ce Yaya untuk menggendong Saya ketika ingin ke kamar mandi.  Hmm, selain terapi melancarkan peredaran darah, Saya ingin melakukan fisio terapi. karena pergerakan kiri belum 100% normal. Misalnya saja, Saya belum bisa memakai wedges dan jika dalam posisi merangkak, Saya berjalan mencong samping kiri. Hanya saja klinik fisio terapinya jauh dari rumah. butuh 1 jam- 1,5 jam untuk kesana membuat Saya malas untuk melakukan fisio terapi. Di penutupan paragraf akan ada info kontak Asuk  yang bisa terapi saraf. Jujur, terapi saraf dengan Asuk Akong tidak begitu sakit, loh. Malahan Saya sering ketiduran saat diterapi.

Foto bersama Asuk Akong pada 16 Juni 2015

Pangkas Rambut

Dengan berat hati Saya merelakan rambut ini di pangkas habis pada  tanggal 9 Januari 2015, rambut yang dipotong itu oleh Cecenya Papa di buang ke Sungai Musi, katanya untuk buang sial. Saya takut Yudi tidak menyukai Saya yang lumpuh dan botak. Untung saja pacar Saya menerima diri Saya apa adanya.


Tetap Semangat & Positif

Sebenarnya yang selalu membuat Saya kuat terhadap kejadian ini yang terutama itu adalah pacar Saya dimana dia tak pernah sedikitpun untuk meninggalkan Saya ketika Saya lumpuh dan botak. hehehe. Setiap hari Yudi selalu datang ke rumah untuk menguatkan Saya agar tidak sedih. Dia selalu bilang bahwa kita pasti bisa melewati masa sulit ini.
Tak hanya sang pacar, banyak anggota keluarga, teman-teman maupun tetangga yang datang menjenguk. Saya senang sekali, ternyata masih banyak yang sayang dengan Saya. Setiap malam sebelum tidur Saya selalu berdoa agar Tuhan menguatkan dan meminta mukjizat dari-Nya.

Ada yang bilang untuk apa mengulang cerita kejadian yang sial ini kepada semua orang dan memamerkan foto-foto yang masih terbaring dirumah sakit. Kalau bisa kejadian yang dianggap
sial ini jangan di ingat kembali. Kalau menurut Saya, ini bukanlah kesialan yang terjadi didalam hidup. Kejadian ini malahan memberikan pandangan yang positif.
Saya tetap berpikir positif saja setiap harinya. Saya merasa hubungan  antara Saya dengan Koko, Papa & Mama, serta Yudi makin erat. Dari kejadian ini juga Saya merasakan kasih sayang yang luar biasa dari orangtua dan keluarga dimana Saya memang ingin mengerti arti sebuah kasih yang tulus. Saya belajar untuk tidak cuek, misalnya menegur orang lain yang Saya kenal atau memperhatikan keluarga dan pacar. Paling sulit itu adalah  harus belajar untuk mengatur pola tidur yang baik. Sulit untuk mengubahnya karena Saya sudah terbiasa dari dulu tidur subuh.  Kejadian yang Saya alami kali ini memang benar-benar menjadi pelajaran berharga di dalam hidup Saya.
Selain pikiran yang positif itu yang bisa membuat  Saya cepat pulih karena mukjizat dari Tuhan,  keluarga, pacar, kalian yang datang menjenguk Saya, Kalian yang memberikan semangat dari jauh,  serta kalian yang membantu dalam doa.
 Prof. John Thomas bilang Saya beruntung karena Saya masih bisa dioperasi, karena saat Saya tiba di M. Elizabeth saat pertengahan bulan Desember dimana dokternya ada yang ambil libur natal termasuk Prof. John Thomas.  Selain itu Kejadian ini menguji hubungan antara Saya dengan pacar Saya dan pacar Saya dengan keluarga. Ya, Ujian ini membuat hubungan kami makin erat . Melalui kejadian ini Tuhan mengajarkan arti sebuah kasih melalui Papa, Mama, Koko, dan suster disana.

Hmm...Percaya tidak percaya, Tuhan itu ada, Jadi, jangan lupa untuk berdoa ya agar mukjizat Tuhan akan menjadi nyata dan melalui doa, pikiran yang positif akan datang dengan sendirinya, loh. Jika ada orang yang kalian sayang atau temanmu yang sedang sakit, segera jenguk mereka. Kehadiran kalian itu secara tidak langsung memberikan semangat bagi yang sakit dan sangat berarti. Seperti kalian yang pernah memberikan perhatian & dukungan secara langsung maupun tidak langsung kepada Saya. Ketika ada orang yang datang menjenguk, Saya merasakan kalau "kalian masih sayang Saya." "Kalian masih ingat Saya", dan "Kalian mencurahkan perhatiannya untuk Saya". Perhatian maupun dukungan dari kalian membawa kebahagiaan disaat Saya sakit sehingga hal-hal positif yang dicampur dengan ramuan kebahagiaan itu mempercepat masa pemulihan ini. Jadi, Saya sangat berterimakasih untuk semua itu.

Oh iya, saat Saya Check-up lagi ke Singapura pada Bulan Maret, Prof. John Thomas dan para suster yang pernah merawat Saya terkejut dalam 3 bulan mereka melihat Saya sudah bisa berjalan sendiri tanpa duduk dikursi roda.



NB= Maaf untuk teman-teman yang pernah memberikan komentar dan message  di line, FB, IG, BBM namun Saya tidak membalasnya. Pada saat itu anggota tubuh kiri Saya masih lumpuh total dan mata bagian kanan menjadi kabur dari pengaruh pendarahan diotak itu.

Tonton video editan pertama Saya yang berdurasi kurang lebih 4 menit.


Asuk Akong Terapi Saraf  dan bisa terapi orang Stroke

0711-365607

Konsultasi dan booking. Beliau menolak jikalau Tangan dan kaki calon pasiennya sudah membengkok, karena menurut Beliau artinya sarafnya sudah mati dan sulit untuk di betulkan. Beliau tidak bisa keluar kota untuk melakukan terapi. Jadi, pasien yang harus datang ke Kota Palembang.








Monday, 15 December 2014

[Review] Waxin Gel Sugar Wax Lemon

No comments:
Waxin adalah brand baru di dunia per-waxing-an di Indonesia loh, Princess. Waxin termasuk produk lokal homemade natural. Aku senang sekali karena beberapa produsen di Indonesia sudah bisa memproduksi produk beauty homemade 100% natural seperti Waxin ini.



Tutupnya disegel dengan baik

Beberapa waktu lalu Waxin dan Blognya Amanda Anandita berkolaborasi mengadakan giveaway. Aku adalah salah satu pemenangnya dan produk ini sampai dirumahku kisaran tanggal 8 atau tanggal 9 kemarin. Aku mendapatkan varian Lemon. Apakah aromanya asem manis ya?



Packaging

Kemasannya hadir dalam bentuk pot kaca persis selai roti dengan isi 250ml. Sampai-sampai orang dirumah waktu pengen makan roti, dia nggak sengaja buka untuk dimakan dengan rotinya.hahaha.. Orang rumahku kaget kenapa nih tekstur selainya lengket dan padet. Waxin memberitahukan tanggal expired produknya. Tak banyak deskripsi produk yang terpampang di kemasannya, namun deskripsi produk dijelaskan dengan rinci di manual book dari Waxin.

Tanggal expired produk
 Setiap membeli Waxin akan diberikan 10 kain+2 spatula stick+ dan buku panduan. 
1 set dari Waxin
Cara Pemakaian


Waxin Gel Sugar Wax Lemon bisa digunakan di area-area berbulu yang ingin dibuang bulunya. Aku sendiri menggunakan Waxin di area ketiak dan kaki saja. Untuk melihat foto dibawah ini secara rinci, Princess bisa klik gambarnya untuk di perbesar.


Kainnya dapat dipakai berkali-kali. Cara membersihkannya cukup rendam di air hangat lalu keringkan.



Tekstur & Aroma

Teksturnya ini benar-benar kental, padat, dan tidak cair.
Kalau dirasa teksturnya terlalu keras, Princess bisa merendamnya di air hangat sampai teksturnya meleleh. Jika direndam di air hangat teksturnya jangan sampai terlalu meleleh ya. Jika terlalu cair/meleleh, bulu-bulu akan sulit diangkat.
 Aromanya itu lebih ke aroma gula sih. Aroma lemon terciumnya samar-samar. Persepsiku ternyata salah untuk aromanya yang asem manis.hehehe.. Ada video yang aku tampilkan dibawah ini untuk memperlihatkan teksturnya. Ketika merekamnya tanganku satunya pegang spatula dan satunya pegang HP. Untung deh ketika lagi mainin teksturnya wadahnya nggak nyelongsor jatuh kebawah. Sungguh-sungguh lengket dan kental nih teksturnya.


Result

Ketika sedang waxing, aku mengikuti petunjuk dari Waxin untuk mengolesnya langsung dikain lalu di tempelkan pada area berbulu yang ingin di wax. Menurutku cara ini sungguh lebih hemat karena bisa digunakan berulang kali kainnya.




Bulu kakiku yang di waxing dengan Waxin Gel


 Isi 250ml

Harga IDR 70.000,-

Kelebihan Waxin Gel Sugar Wax =
+ Mengangkat bulu tanpa rasa sakit
+ Mencabut bulu sampai ke akar
+ Tidak repot untuk waxing di salon
+ Produk homemade lokal yang 100% terbuat dari bahan alami
+ Panduan dari manual booknya sangat jelas
+ Tidak repot untuk dipanaskan
+ Harganya terjangkau
+ Mengangkat sel kulit mati
+ Aman digunakan oleh ibu hamil 
+ Kainnya dapat digunakan berkali-kali

 Kekurangan Waxin Gel Sugar Wax =
- Kemasannya tidak travel friendly

 Rekomendasi Waxin Gel Sugar Wax untuk orang yang=
> Ingin waxing dengan cara praktis
> Ingin tampil cantik bebas bulu
> Ingin waxing sendiri di rumah

Secara keseluruhan aku sangat suka dengan Waxin Gel Sugar Wax.  Tidak repot ke salon dan mengeluarkan biaya lebih untuk waxing di luar. Aku pernah waxing ketiak di salon, harganya dari IDR 40.000 sampai IDR 80.000 untuk sekali waxing. Harga produk Waxin Gel Sugar Wax hanya IDR 70.000. Itu pun bisa di gunakan berkali-kali. Sangat hematkan. Melihat Waxin memiliki tekstur yang sangat kental dan padat, sehingga daya angkat bulunya pun  bisa sampai keakar.  Area berbulu di tubuhku yaitu ketiak dan area kaki di babat abis oleh Waxin. Oh iya, bulu area ketiakku belum tumbuh lebat saat aku mengambil fotonya, sehingga akupun mengambil foto untuk waxing bulu area kaki untuk ditampilkan di postingan ini. Bagaimana hasilnya setelah di waxing dengan Waxin? Tentunya kakiku jadi mulus bebas bulu. Untuk pertumbuhan bulunya belum bisa aku review karena baru lusa kemarin aku waxing dengan Waxin. Apa si rasanya waxing sendiri? Rasanya itu seperti digigit semut sesaat dan pori-poriku membesar dan ada bintik merah. Di buku petunjuknya bilang si ini wajar. So, nggak usah takut ya.. Beberapa jam kemudian bintik merahnya dikulitku hilang dan pori-porinya ketutup kembali. Jika Princess pemula banget untuk waxing sendiri, Princess cukup lihat dan baca manual book, lalu mempraktekannya. Manual booknya dijelaskan secara rinci dan mudah dimengerti. Apalagi ada gambar cara penggunaannya.







How to Order?
Twitter= @WaxinHair
Pin= 321931CD
SMS= 08561731282 


Produk Waxin Gel Sugar Wax Lemon aku dapatkan dari memenangkan giveaway. Review ini aku buat dengan sejujurnya dan tanpa dibuat-buat.


Thursday, 11 December 2014

[Review] Baby Color Super Yogurt Brown Dia 21,8mm - Sponsored

No comments:
This Super Yogurt is the biggest softlens that I've ever tried. I got this from  . Yey! at first, I was afraid to try softlens with big diameter because I obly have mono eyelid. Do my eyes suitbale or not with big diameter softlens? Lets pay attention to this review.

Super Yogurt ini adalah softlens diameter yang paling besar yang pernah aku coba yang aku dapatkan dari FB AnitastoreIG @anitastore . Makasi ya @anitastore ,Yey! Awalnya aku agak takut mencoba softlens yang berdiameter besar karena aku memiliki kelopak mata yang monolid. Apakah mataku yang monolid cocok atau tidak cocok jika menggunakan diameter besar? Yuk simak artikel ini.



I Chose Baby Color Super Yoghurt Brown because I want to have a natural soflents which will make my eyes bigger. Beside that, the lense is made from Nanopore Technology (Ion)which make the surface of the soflents smooth, elastic and won’t easily be broken. And this all will make my eyes comfortable when I used it. * I got the informations from google*


Aku memilih Baby Color Super Yogurt Brown karena aku ingin memiliki softlens yang natural dengan memberikan efek bola mata besar. Selain itu juga terbuat dari lensa yang terbuat dari Nanopore Technology (Ion)  yaitu permukaan lensa yang halus ,elastis dan tidak mudah rusak sehingga membuat mata menjadi nyaman saat memakainya. *Info yang kudapat dari google* 


Deskripsi Produk
Dia= 21.8 mm
Base Curve= 8.6
Water Contain= 62%
Madein Korea
www.baby-color.com



This Super Yogurt comes in blister packaged. The cover is all pink which make it looks very girly. I prefer blister packaged the bottle packaged.

Super Yogurt ini hadir dengan kemasan blister. Covernya serba pink yang membuatnya berkesan girly. Aku sangat suka kemasan blister dibanding kemasan botol.



The pattern is very unique. It’s like a tidy arranged petals. The combinations of brown and black colors give a natural effect on my eyeball. 

Pattern-nya sangat unik seperti kelopak bunga yang tersusun dengan rapih. Kombinasi coklat dan hitam memberikan kesan natural di bola mataku.


Using Baby Color Super Yogurt Brown



 Result




I love Baby Color Super Yogurt Brown=
+ Bigger eyeball
+ Unique and pretty pattern
+ Dolly look effect
+ Natural Brown Colour
+ Easily used on eyeball
+ Comfortable texture of softlens
+ Available in 6 colors

Kelebihan Baby Color Super Yogurt Brown=
+ Bola mata menjadi besar
+ Pattern yang cantik dan unik
+ Efek dolly look
+ Warna brown yang cocok untuk daily
+ Sangat mudah di pasangkan dibola mata
+ Tekstur softlens yang tipis dan nyaman 
+ Tersedia 6 pilihan warna

 I hate Baby Color Super Yogurt Brown
Nothing


Kekurangan Baby Color Super Yogurt Brown=
- Tidak ada

After I used it, this big diameter softlens is bery easy to be used in my eyes. I really lpve this softlens because it is very comfortable. It doesn't disturb my eyes when I used it. When I used softlens cleaner from Solo Care brand, this softlens will stay cpmfortable until 5 hours without any eye drops. When I used softlens cleaner from Alcon Opti Free brans, this softlens will stay comfortable in 7 hours without eye drops. So, in brief, the comfort of softlens can depends on th softlents cleaner. Sometimes I used it without any makeup. Even without makeup, my eyes still look bigger like a doll's eyes. This dolly effect make me cuter than before.Hehehe

Setelah aku mencoba menggunakannya, softlens berdiameter besar ini sungguh mudah di pasangkan dimataku. Aku sangat menyukai softlens ini karena memberikan kenyamanan saat dipakai. Mataku tidak merasa mengganjal saat dipakai. Saat aku menggunakan air pencuci softlens merk Solo Care, softlens ini memberikan kenyamanan sampai 5 jam tanpa tetes mata. Saat menggunakan air pencuci softlens merk Alcon Opti Free, softlens ini memberikan kenyamanan sampai 7jam tanpa tetes mata. So, ada kemungkinan kenyamanan softlens didukung oleh air pencuci softlens.
Kadang aku menggunakannya tanpa makeup. Tanpa makeup saja mataku terlihat bulat besar seperti mata boneka. Efek dolly sangat menjadikanku tambah cute saja.hehehe..





What do you think after looking at befor after picture of mine? Really seduce you to try, doesn’t it? Have you ever tried that? Come on share you opinion in this page!

Bagaimana setelah melihat foto before afternya? Sangat menggoda untuk dicoba bukan? Apakah kalian pernah mencobanya? Share disini yuk.


WA: 081320539069 
♡Line: lydiayunita 
♡BBM: 51E89230 

Translator= Selly Theng

Saturday, 29 November 2014

[Review] BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++

No comments:
Is your November is great for you, Princess? In this post, I wuld like to review about BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ from Korea. I Forgot the price, but I'm sure it is a little bit expensive.


Apakah Bulan November ini sangat menyenangkan bagi Princess? Post Blog ini aku ingin membahas tentang BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ asal Korea. Harganya aku lupa, pastinya BB Cream BRTC ini memiliki harga yang mahal.


Packaging

The Package is dominated by blue color. Unfortunately, I Can't say much about the ingredients or product's description. See the picture below! This Photo is written in Korean. Moreover, the expired time is for 12 monts after you open the product. It has 40 ml.

Kemasannya banyak bermain dengan warna biru. Aku tidak bisa menyebutkan banyak hal tentang deskripsi produk maupun ingredienstnya. Coba lihat foto dibawah ini! Fotonya tertulis dalam bahasa Korea. Masa kadaluarsa 12 bulan setelah produk dibuka. Memiliki isi 40 ml. 






Princess, this product has been tasted by dermatologist, so don't worry about the quality of it. If you have acne prone skin, oily skin, or having so many acne scars, flek, and rednees, you wuld like this product, because This BB Cream will has a matte finish and will cover all the things that i have mentioned before.

BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ ini sudah diuji secara dermatologist loh Princess. Jika Princess memiliki kulit cenderung jerawat, berminyak,  memiliki banyak bekas jerawat, flak, dan redness pasti bakalan suka, soalnya BB Cream ini memiliki hasil akhir yang matte dan mengcover dengan baik masalah-masalah yang aku sebutkan tadi. 






I'm sorry if the tube was a little bit dirty because I forgot to take a picture of it before I used it. 

Maaf foto tubenya rada kotor, karena aku lupa untuk foto sebelum dipakai.



Texture
It's a little bit hard to be blend together. It has a tea tree oil smell which means has a lot of tea tree oil ingredients. Therefore it is good drying your acnes. Isn't it?

Teksturnya susah di blend. Memiliki aroma tea tree oil yang baik untuk mengeringkan jerawat. Kemungkinan besar terdapat kandungan tea tree oil. Setuju?




Result

At the beginning, this BB cream was too white for me but time to time the color will blend well in my skin. It works really well in covering my skin redness, acnes and the other flek on my face. 

Awalnya BB Cream ini keputihan di kulitku dan lama kelamaan warnanya akan blend dikulit. Sangat mengcover dengan baik redness, jerawat yang memerah hinga noda-noda coklat diwajahku.




I'm sorry that I forgot the price, but for sure it is more than IDR 200k
Contains of 40 ml fill

Maaf, harganya aku lupa kisaran IDR 200.000 keatas
Isi= 40 ml

What i Love =
+ Dry the acnes
+ It Contains of tea tree Oil extract
+ Matte final touch
+ It controls the sebum of our skin face
+ Coverge is good. Covers any mark problems including redness
it has high SPF level
+ It can be easly brought

Kelebihan BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ =
+ Mengeringkan jerawat
+ Terdapat kandungan tea tree oil
+ Hasil akhir yang matte
+ Mengontrol sebum
+ Mengcover dengan baik masalah noda diwajah hingga redness
+ Memiliki kandungan SPF yang cukup tinggi
+ Travel friendly

What I Hate =
- It is a little bit hard to be blend
- Expensive
- The color is too white in my skin
- The packaging is not interesting

Kekurangan BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++=
- Susah di blend
- Expensive
- Keputihan dikulitku
- Kemasannya tidak menarik

I recommend BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++  for people who has=
> Oily face
>A lot of flek and redness
> Acnes problem

Rekomendasi BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ untuk orang yang=
> Memiliki kulit berminyak
> Banyak flek dan redness 
> Memiliki masalah jerawat

That's why this product is suitable for oily skin, because the smell of tea tree extract is very strong for me. Even though the smell is strong, it doesn't distrub my smell senses.
There is no growth of new acne when I used this BB Cream. From my exprience when using BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++ is this product isn't suitable for people who has dry skin. Because the price is too expensive, I won't buy it my self. Nevertheless, some one buy it for me.hahaha

Pantas saja BB Cream ini cocok untuk kulit berjerawat, aroma tea tree oilnya lumayan kuat tercium dihidungku. Aroma tea tree tidak mengganggu hidungku dan hanya sesaat saja tercium. Jerawat baru tidak keluar saat memakai BB Cream satu ini. Sangat baik mengontrol sebum. Dilihat dari pengalamanku menggunakan BRTC Blemish Recover Balm SPF 28/PA++, sepertinya tidak direkomendasikan untuk princess yang memiliki kulit kering. Melihat harganya yang mahal, aku tidak akan membelinya, kecuali ada seseorang yang memberikanku secara gratis.hahaha.





Saya membelinya dengan uang sendiri. Review ini jujur apa adanya. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...